Hal yang Bisa Membuat Instagram Bisnis Reseller Sepi Peminat

Bisnis Reseller – Di zaman semakin maju dengan perkembangan teknologi yang berkembang pesat, menciptakan peluang usaha yang menguntungkan. Seperti halnya bisnis jualan online  yang mudah dilakukan dan menawarkan keuntungan lebih. Bisnis reseller yang mendatangkan keuntungan dan mudah dilakukan bagi pemula, telah diminati oleh banyak orang. Anda hanya membutuhkan media sosial seperti Instagram untuk memasarkan produk yang dijual online dan menarik minat para pembeli.

Peran media sosial seperti instagram dalam berjualan online memang penting. Melalui akun media sosial, anda bisa menawarkan produk yang dijual serta berinteraksi langsung dengan para pembeli. Bahkan, media sosial instagram menjadi sarana tepat untuk memulai bisnis jualan online. Orang-orang yang masuk ke akaun Instagram bisnis anda bisa melihat-lihat produk yang ditawarkan, bahkan memesan produk tersebut. ini adalah langkah yang dibutuhkan untuk mulai membangun usaha bisnis jualan online anda.

Pentingnya instagram bagi para pelaku bisnis online, tentu harus dipertahankan dengan baik. Walau begitu, bukan tidak mungkin anda mengalami kendala saat menjalankan bisnis online melalui instagram. Adakalanya, bisnis online pada instagram kita kurang diminati oleh pelanggan, atau sepi pengunjung. Simak, beberapa hal yang dapat membuat Instagram Bisnis online Anda bisa ditinggalkan oleh para pembeli, seperti:

Melakukan Spamming

Ada beberapa toko online yang mempromosikan produknya secara sembarangan pada postingan akun selebgram. Hal tersebut tidaklah diperkenankan karena bisa membuat sang pemilik akun dan netizen merasa risih. Hal ini tentu akan menurunkan kepercayaan dari para netizen atau pembeli pada akun bisnis reseller anda.

Terlalu Banyak Postingan

Terlalu banyak postingan di akun Instagram dapat mengganggu para followers. Hal tersebut bisa dikarenakan ada terlalu banyak informasi yang tidak jelas yang di posting. Sehingga para followers bisa meng-unfollow akun Instagram bisnis Anda. Sebaiknya anda menggunakan jadwal postingan untuk melakukan postingan Story dan newsfeed.

Baca Juga: Simak Alasan Penting Anda Mulai Menjalankan Bisnis Dropship

Beli Followers

Di akun Instagram sangat banyak akun yang menyediakan layanan jual beli followers. Dimana hal tersebut digunakan untuk menambah followers seseorang. Karena, semakin banyak followers yang dimiliki oleh seseorang, menandakan bahwa akun Instagram tersebut sangat terkenal. Sehingga, menarik minat banyak orang untuk ikut memfollow. Tapi cara ini sangatlah tidak disarankan untuk dilakukan. Karena hanya akan sia-sia saja, meski ada banyak followers tapi tidak ada interaksi sama sekali dengan followers.

Tidak Ada Interaksi

Bisnis jualan online yang baik adalah toko online yang memiliki banyak berinteraksi dengan para pelanggannya. Ada banyak toko online yang mulai mengabaikan komentar dari netizen yang menanyakan mengenai harga, size, pengiriman dan informasi lainnya pada postingan sebuah produk. Hal tersebut dapat mempengaruhi popularitas akun Instagram bisnis online Anda di mata para followers. Bahkan postingan Anda bisa saja tidak akan muncul pada news feed mereka.

Agar bisnis reselleryang dijalankan pada instagram tetap berjalan baik, maka berilah informasi bahwa anda tidak menerima pertanyaan melalui DM atau komentar. Jadi para pembeli bisa mengajukan pertanyaan melalui Whatsapp.

Tidak Menggunakan Hashtag

Hashtag merupakan salah satu item terpenting saat Anda melakukan posting di akun Instagram. Hashtag ini akan memudahkan para pembeli untuk mencari produk atau postingan yang sudah tenggelam. Maka, anda bisa merugi sekali jika tidak menggunakan hastag saat memposting produk yang dijual.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap menjalankan bisnis dengan bergabung bersama idejualan.com? Melalui bisnis reseller, dropshipper atau reseller dapat melakukan bisnis di mana pun dan kapanpun tanpa pusing dengan modal besar maupun tempat penyimpanan barang. Yuk, Daftar Sekarang dengan hubungi kontak person kami!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *