5 Fakta Mata Uang Thailand Adalah? Cari Tahu Jawabannya Disini!

5 Fakta Mata Uang Thailand Adalah? Cari Tahu Jawabannya Disini!

5 fakta mata uang Thailand adalah sebagai berikut! Dibalik banyaknya uang yang digunakan di setiap negara, pastinya banyak menyimpan sejarah dan bahkan menyimpan beberapa fakta unik yang jarang diketahui banyak orang. Salah satunya fakta fakta mengenai mata uang di Thailand.

Buat kamu yang kurang mengetahui informasi mengenai mata uang di negara Thailand, kamu wajib banget untuk simak penjelasan dibawah ini. Mulai dari sejarahnya hingga 5 fakta unik yang mungkin jarang kamu ketahui!

Sejarah Mata Uang Thailand

Mata uang resmi yang digunakan di Thailand adalah mata uang Bhat. Mata uang ini dikeluarkan oleh Bank of Thailand. Sebelum menggunakan mata uang ini, Thailand lebih dulu menggunakan kerang dan koin tanah liat yang di panggang dan juga pot duang sebagai alat pembayaran yang sah pada saat itu.

Di masa pemerintahan Raja Mongkrut, Thailand telah menjalin beberapa hubungan diplomatik dengan negara negara besar di Barat dan juga telah menerapkan sistem perdagangan bebas. Perdagangan tersebut terus meningkat secara signifikan sehingga menyebabkan kebutuhan akan uang sebagai alat tukar terus meningkat dan pada masa itu produksi pot duang dikatakan tidak cukup untuk bisa memenuhi permintaan yang semakin tinggi. Maka dari itu pada tahun 1853, sang raja memesan uang dengan bentuk kertas pertamanya dengan diberi nama Mai. Namun uang tersebut tidak terlalu sukses dikarenakan masyarakat pada masa itu masih menyukai dan masih menggunakan Pot Duang sebagai alat pembayaran.

Dan pada tahun 1873, tepatnya setelah kedatangannya Raja Chulalongkorn, sebuah koin tembaga yang bernilai rendah menjadi langka karena nilai timah dan nilai tembaga di pasar dunia menjadi naik di atas nilai dalam koin itu sendiri. Kejadian ini menyebabkan penduduk lebih mempercayai pee, atau mata uang yang bisa ditukar dengan uang kasino. Untuk menghindari penggunaannya, sang raja kemudian memutuskan untuk menggunakan mata uang kertas yang bernilai rendah yang mereka sebut dengan Att Kradat. Uang ini digunakan sebagai alat sementara sembari menunggu koin tembaga yang dipesan dari Inggris. Uang tersebut kemudian akan ditarik pada tahun 1875.

Karena pemerintah dirasa tidak mampu menyediakan koin Thailand sebagai solusi atas perluasan ekonomi dan kegiatan perdagangan lainnya, maka 3 bank komersial asing diizinkan untuk bisa beroperasi dan menerbitkan sebuah uang kertas untuk bisa mempercepat penyelesaian hutang diantara bank dan pelanggan mereka pada tahun 1889, 1898 dan 1899. Dan pada tahun 1890 pemerintah merencanakan untuk mengeluarkan sebuah jenis uang kertas yang disebut sebagai Ngoen Kradat Luang. Namun rencana itu tidak pernah direalisasikan dan uang tersebut tidak pernah di edarkan karena dirasa tidak efisien dalam pengelolaan uang kertas.

Hingga kemudian pada tahun 1902 pemetrintah Raja Chulalongkorn tepatnya di Departemen Teknologi Thailand di bawah Kementrian Keuangan, resmi dibuka. Departemen ini bertanggung jawab untuk bisa menerbitkan dan melakukan proses pertukaran uang kertas yang diedarkan pada tanggal 23 September tahun 1902. Hal inilah yang menandai peresmian uang kertas di Thailand secara modern.

Latar Belakang Mata Uang Thailand

Bhat sebagai ata uang Thailand telah digunakan sebagai alat tukar selama berabad abad. Namun inkarnasi modern dari mata uang ini muncul pada abad ke 20 setelah masa pemerintahan Raja Chulalongkorn. Raja tersebut dikenal dengan sebutan Raja Rama V dan merupakan raja yang memperkenalkan desimalisasi Baht Thailand yang pada saat itu dikenal sebagai Thai Tical oleh orang barat.

5 Fakta Mata Uang Thailand Adalah?

Setelah mengetahui secara singkat mengenai sejarah dari mata uang Thailand atau Baht, kita masuk dalam beberapa fakta yang ada di balik mata uang tersebut. 5 fakta mata uang Thailand adalah sebagai berikut :

1. Semua Uangnya Bergambar Raja Thailand

5 fakta mata uang thailand adalah
photo : google

Fakta yang pertama adalah bahwa semua uang yang digunakan oleh masyarakat Thailand bergambar Raja Bhumibol Adulyadej. Namun gambar atau ilustrasi dari sang raja hanya terletak di satu sisi saja. Berbeda dengan beberapa mata uang di dunia yang setiap mata uangnya menampilkan berbagai foto pahlawan atau raja yang berbeda beda. Namun di Thailand kamu hanya bisa menemukan bahwa semua uang yang digunakan memiliki foto raja yang sama.

2. Tidak Boleh Diinjak dan Dilipat

Perlu kamu ketahui bahwa uang Thailand ternyata tidak boleh diinjak, dilipat, dirobek atau bahkan dirusak. Hal ini di karenakan dalam mata uang tersebut terdapat foto raja yang sangat sangat dihormati. Dan jika ada orang yang ketahuan melakukan perusakan uang akan langsung berurusan dengan pihak berwajib.

3. Nilai Tukarnya Berubah ubah

5 fakta mata uang Thailand selanjutnya adalah bahwa nilai tukar dari mata uang ini selalu berubah ubah. Hal ini hanya terjadi jika ditukarkan dengan rupiah. Jika kamu ingin berlibur ke Thailand, kamu harus memantau nilai tukar uang yang berlaku saat itu. Hal ini disebabkan karena nilai tukar rupiah ke bath atau sebaliknya selalu berubah ubah setiap jam dan selalu berbeda di setiap wilayah.

4. Sering Pakai ATM Akan Kena Biaya Admin

Fakta selanjutnya adalah jika kamu berlibur ke Thailand dan sering melakukan tarik tunai menggunakan ATM, kemungkinan besar kamu akan terkena biaya admin. Biaya admin yang dikenakan nilainya juga tidak kecil. Maka dari itu, untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa melakukan tarik tunai di ATM sekali saja dengan jumlah uang yang besar sekalian. Tarik tunai melalui ATM akan lebih praktis dibandikan dengan menukarkan uang ke money changer. Selain praktis, melakukan tarik tunai melalui ATM akan menghindarkan kamu dari uang palsu.

5. Tukarkan ke Dolar Dulu Baru ke Bath

Fakta terakhir adalah bahwa jika kamu ingin berlibur ke Thailand, lebih baik kamu menukarkan uang dengan uang dolar terlebih dahulu sebelum ditukar ke baht. Hal ini sangat penting dilakukan khususnya untuk turis Indonesia mengingat nilai tukar uang baht ke rupiah selalu berubah ubah.

Macam Macam Uang Thailand

Sama seperti di negara lainnya, di negara Thailand juga menggunakan dua jenis uang sebagai alat pembayaran mereka, yaitu uang kertas dan juga uang koin. Uang kertas di Thailand meliputi :

  • 20 baht
  • 50 baht
  • 100 baht
  • 500 baht
  • dan 1000 baht

Dan untuk uang koin atau uang logam yang digunakan di negara ini adalah :

  • 0,01 baht
  • 0,5 baht
  • 0,10 baht
  • 0,25 baht
  • 0,50 baht
  • 1 baht
  • 2 baht
  • 5 baht
  • 10 baht

Itulah tadi 5 fakta mata uang Thailand yang mungkin saja belum kamu ketahui. Dari penjelasan diatas, kita bisa tahu dan bisa lebih paham bagaimana mata uang tersebut digunakan. Dan juga untuk para wisatawan, penjelasan diatas bisa menambah informasi sebagai bekal untuk kamu jika ingin berlibur ke Thailand. Uang adalah sesuatu yang sangat penting dan juga krusial, dengan informasi yang banyak akan meminimalkan resiko kamu kehilangan uang atau terkena kejahatan kejahatan lainnya. Jadi dari ke 5 fakta mata uang Thailand diatas, mana nih yang baru kamu ketahui?

You might also like